PROPOSAL:
I.PENGANTAR
1.1 Profil
Saya adalah pelaku usaha kecil di bidang
budidaya ternak ayam potong,. Kami tinggal
didaerah Cipanas-Cianjur tepatnya
di Kecamatan Cipanas Desa Batulawang. Jarak
desa kami dari kota Cianjur di tempuh dengan
kendaraan selama 20-30menit.
Dengan akses jalan transportasi yang sangat
mudah dan memadai terutama jalur Bogor
-Puncak-Cipanas-Cianjur dengan catatan tidak
akhir pekan, karena biasanya akhir
pekan ramai
dipadati kendaraan wisata.
1.2 Qualification&Summary:
Experience working for more than 18
years in poultry industry sector.
Poultry farming management, poultry
disease & health
control, poultry feed, poultry equipment
system and housing[/size].
II.PENDAHULUAN
2.1 Latar Belakang
Ayam ras pedaging disebut juga
broiler, yang merupakan jenis ras unggulan hasil
Persilangan dari bangsa-bangsa ayam
yang memiliki daya produktivitas tinggi,
terutama dalam memproduksi daging ayam.
Sebenarnya ayam broiler ini baru populer
di Indonesia sejak tahun1980-an dimana
pemegang kekuasaan mencanangkan
penggalakan konsumsi daging ruminansiayang pada saat itu semakin sulit
keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah
dikenal masyarakat Indonesia dengan
berbagai kelebihannya. Hanya 4-6 minggu sudah bisa
dipanen.
Dengan waktu pemeliharaan yang
relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak
peternak baru serta peternak musiman
yang bermunculan diberbagai wilayah
Indonesia. Prospek agribisnis peternakan untuk
ternak ayam broiler cukup baik dimana
permintaan pasar selalu meningkat,
sejalan dengan kesadaran masyarakat akan
pentingnya
gizi hewani. Produksi ternak ayam broiler saat ini berkembang dengan
pesat dan peluang pasar yang bisa dihandalkan
2.2 Tujuan
Pada Proposal ini saya sampaikan
bahwa proposal ini saya buat dengan maksud untuk
mencari investor yang yakin dan
berminat untuk mengembangkan usaha ini dengan
sistem bagi hasil. Sehubungan selama ini kami terkendala terbatasnya
modal, disisi lain
bisnis pemeliharaan ayam potong
dibutuhkan kontiyuitas dengan permodalan yang
dobel. Sebelumnya saya pelihara ayam potong
dengan kapasitas 500ekor, namun
seiring dengan makin meningkatnya
kebutuhan ayam didaerah kami sejak tahun 2014
maka saya berinisiatif mengembangkan
usaha peternakan ayam potong untuk
meningkatkan jumlah populasi ayam dengan
mengajak investor yang berminat dan
yakin serta memiliki modal untuk
bekerjasama,
bahkan jika ada investor yang mau maka usaha
ini sangat bisa untuk dikembangkan
lagi dengan membuat kandang
baru/menyewa kandang dan dengan menambah
populasi ayam
serta menyediakan sarana rumah potong
ayam secara sederhana dan praktis sehingga
pemasaran ayam dapat kita jual dalam
bentuk ayam karkas dan Ayam PL yang nilai
jualnya lebih menguntungkan lagi harga
jualnya.
Saat ini kami memiliki satu unit
kandang dengan kapasitas 1500 ekor ayam, Investor
yang kami cari adalah yang
berkelanjutan dan jangka panjang mengingat sistem usaha
ayam lebih profitable jika dihitung dalam satu
tahun berjalan.
III.PEMBAHASAN
3.1.Sistem Pemeliharaan:
Pemeliharaan dilakukan dengan
kandang sistem lantai,terbuat dari bambu gombong
dan
atap asbes. Pemeliharaan dan tenaga kerja selama ini kami tangani sendiri pada
kandang ukuran 18m x 6m.
3.2 Pemasaran
a.Hasil produksi kami jual dalam
bentuk ayam hidup timbang dikandang yang
didatangi
langsung oleh para pemotong ayam dan atau pengepul ayam diwilayah
Cianjur dan sekitarnya.
b.Pilihan lain yang lebih memberikan
nilai ekonomis yaitu, jika ayam kita jual sudah
dalam bentuk daging ayam karkas untuk disuply ke restoran/rumah makan
terdekat,
dengan harga lebih tinggi daripada kita hanya menjual ayam hidup
3.3.Permodalan Dan Biaya Produksi
Dalam budidaya ternak ayam potong
kebutuhan sarana produksi dari umur 0hari
sampe
dengan panen 33 hari jika dihitung dalam rupiah maka kisaran biayanya
Rp.21.500.000 per 1000 ekor(terlampir). Dengan
profit 1500-7000 per ekor(Pasar
Ayam Hidup) tergantung fluktuasi harga pasar
dan momen kalenderial tertentu.
Selanjutnya untuk menghindari rasa tidak
percaya dan takut terjadinya unsur penipuan
dan
atau mengantisipasi hal lain, maka saya mengajukan sistem kerjasama ini seperti
penjelasan dibawah dan agar kiranya dapat jadi
pertimbangan.
3.4.Sistem
Kerjasama Investasi Dengan Usulan Ketentuan/Kesepakatan sbb.
a. Pilihan I Kesatu:
1.Jika Pengelolaan dana dipercayakan oleh
saya selaku pengelola,maka sharing
profit sbb, 40% pengelola dan 60% investor dengan
kerugian bersih dibagi dua.
b.Pilihan II Kedua:
1. Supply bibit doc dari Bapak/Ibu investor
2. Suplly Pakan dari Bapak/Ibu investor
3. Aset kandang dan perlengkapan/peralatan
ternak dari pengelola
4. Obat-Vitamin dan Kimia lainnya tanggung
jawab pengelola
5. Operasional pemeliharaan dari 0hari
sampai panen tanggungjawab saya
6. Target pemeliharaan Umur 33h dengan
panen.BB ayam 1.6-1.8kg per ekor.
7. Pemasaran diserahkan bapak/Ibu atau
bersama sama.
8. Profit Sharing: Kerjasama ini sistem bagi
hasil dari keuntungan dan atau
kerugian bersih dengan persentase 50%
pengelola dan 50% investor.
3.5.Pertanggungjawaban Dan Sistim Pelaporan
1.Untuk
mempermudah dan memperlancarnya operasional sistem pemeliharaan ini
kami
akan memberikan sistem pelaporan baik keuangan tiap akhir periode
pemeliharaan,
dan laporan perkembangan budidaya mingguan dalam format yang
sudah
umum dan biasa dilakukan oleh sistem budidaya ternak ayam
potong(terlampir).
2.Bapak/Ibu Investor dapat mengontrol
lapangan sesuai kebutuhan atau yang
diinginkan.
3.6.Anda Tertarik.
Maka kami sarankan agar investor terlebih
dahulu:
1.Dapat
melakukan survey tempat,kandang dan lokasi.
2.Mengetahui dan mengenal background kami
lebih detil, kapasitas kami baik sbg
tenaga
pengelola dan praktisi ternak unggas secara regional maupun nasional.
3.Untuk memanfaatkan peluang dan
investasi ini, maka kami berencana melakukan
jadwal pemeliharaan periode
april 2015 ini(jika memungkinkan mengejar panen
Rajab).
IV.KESIMPULAN
4.1
Analisa Biaya Produksi-Break Even Point (BEP)-Margin Profit
Analisa Perhitungan Biaya Produksi dan BEP
serta Profit Margin dengan asumsi
Yang dibuat berdasarkan standar guide line
pemeliharaan dan pengalaman
dilapangan.
Asumsi
pemeliharaan per 1000 ekor sbb:
a.Deplesi(kematian-culling) +/-5%: 50ekor
b.Total BB Panen:
-1000ekor – 50ekor = 950ekor
-950 ekor X 1.7Kg = 1.615 Kg
c.Harga Jual Ayam Hidup(rendah)
Rp.14.000/Kg
4.2
Profit Margin:
-Total
Hasil Penjualan 1.615 Kg X Rp.14.000 = Rp.22.610.000
-.Profit
: 22.610.000 – 21.460.000 = Rp.1.150.000
Per 1000 ekor atau
-Rp.1.150.000 : 1.000 = Rp.1.150 Per ekor
4.3
Value BEP (Berdasarkan harga jual ayam hidup):
-Total Biaya Produksi :
Rp.21.460.000
: 1.615 Kg = Rp.13.288 per Kg
4.4
Rencana Biaya Secara Detil Dan Format Pelaporan akan Kami krimkan Jika Investor
Benar Benar berminat Dan Yakin.
V. PENUTUP
INFO
DAN KONTAK KAMI DI:
HP.0857-2069-5400/0813-2017-3030
Email:
feri_iss@yahoo.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar